KARYA ILMIAH

SEKAPUR SIREH

Embrio kelahiran Forum Intelektual Muda Kota Pekanbaru (FORINDA) sebagai organisasi untuk mengaktualisasikan gagasan-gagasan para intelektual muda dikota Pekanbaru, merupakan hasil dari interaksi para cendikiawan muda yang tertarik untuk ikut berkonstribusi bagi kemajuan serta menjadi referensi  solusi bagi Kota Pekanbaru dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada.

Sementara FORINDA sepakat bahwa Cendekiawan dalam arti intelektual mengandung syarat-syarat tertentu. Soedjatmoko contohnya, adalah seseorang yang tidak pernah lulus perguruan tinggi, namun ia diakui sebagai cendekiawan besar karena ia melahirkan tulisan ilmiah mengenai ide-ide sosial dan kemanusiaan. Cendekiawan tidak perlu seorang sarjana, bahkan sarjana sendiri belum tentu merupakan seorang cendekiawan. Kriteria cendekiawan yang umumnya disepakati salah satunya adalah, cendekiawan memiliki sikap dan visi intelektual yang mengatasi batas-batas disiplin, yang memiliki komitmen kuat pada kemanusiaan, harkat, nilai-nilai, aspirasi dan hati nurani yang memiliki sikap kritis dan mandiri.

Santun Mengkritisi, Elegan Bersolusi, Ilmu Jadi Referensi

  • Pembinaan Keanggotaan
  • Kegiatan Ilmiah berbasis kearifan lokal 
  • Pengembangan Kemampuan Komunikasi
  • Kepekaan terhadap permasalahan daerah
  • Membentuk sumberdaya manusia berkulitas
  • Membentuk Komunitas Ilmiah
  • Mampu melahirkan gagasan dan solusi
  • menjalin kerjasama berbasis keilmuan